I DON’T LIKE IT!!! (JEALOUS)

Title : I Don’t Like It!!! (Jealous)
Author : Eka Oktavia (Kim Tae Rin)
Main Cast : Luhan EXO & Seohyun SNSD
Other cast : Find by yourself
Genre : Romance
Lenght : oneshot
PS : Mianhae, kalo alurnya agak aneh. Maklumlah masih pemula. Kalo ceritanya gaje tolong dimaklumi juga, hehehe. Oh ya, add FB aku ya Via OKtavia & follow twitter aku juga @viaoktav. Happy reading ^_^

DON’T FORGET for RCL
AND
DON’T BE PLAGIAT

“Jangan berpenampilan seperti itu, because I DON’T LIKE IT”

“Omo!!! Seohyun noona benar-benar cantik, dia seperti malaikat.” ujar seorang namja.
“Ne, dia tidak hanya cantik tapi dia juga begitu sexy, Sehun-ah.” tambah seorang namja lagi.
“Kau benar, dia benar-benar sempurna. Cantik, baik, pintar, dan juga sexy.”
PLETAK
PLETAK
“Aaahhh~”
“YA! Tidak bisakah kalian berhenti memandangi foto itu? Kalian lupa kalo dia yeojachingu-ku? She is mine!”
“Ne, ne dia milikmu. Tapi, biarkan aku dan Kai hyung melihat foto Seohyun noona. Apakah tidak boleh? Kami tidak akan merebutnya darimu, Hyung.”
“Sehun benar, Hyung. Biarkan kami melihat fotonya saja. Kau tahu, di foto ini Seohyun noona benar-benar cantik dan sexy.” ujar Kai.
“ANDWAE!!!”
“Wae?” tanya Sehun.
“Pokoknya tidak boleh. Apalagi kalian melihat foto ini. Kalian tidak boleh melihatnya. Dan lebih baik sekarang kalian tidur, sudah malam.” ujar Luhan sambil membawa laptop yang berada dihadapan Sehun dan Kai.
“Aish, kenapa Seohyun noona saja berpacaran dengan Luhan hyung? Dia begitu protektif, melihat foto Seohyun noona saja tidak boleh.” gerutu Kai.
“Itu karena kau namja mesum. Dasar pervert.” ejek Sehun sambil menjulurkan lidahnya.
“Kau juga sama saja, Maknae. Dasar pervert.”

-I Don’t Like It!!! (Jealous)-

Pagi ini EXO memiliki jadwal latihan di gedung SME. Saat memasuki gedung SME, mereka berpapasan dengan SNSD yang kebetulan hari itu juga ada latihan untuk konser 3rd Japan Tour mereka di Hiroshima.
“Annyeonghaseyo SNSD noona.” sapa kedua belas member EXO.
“Annyeong.”
“Annyeong, Lulu oppa.” sapa Seohyun.
“Hhmm.” balas Luhan dingin.
Seohyun sedikit bingung dengan respon yang diberikan Luhan barusan. Tidak biasanya namja itu seperti itu padanya. Apa dia pernah melakukan kesalahan pada namja itu? Sepertinya tidak. Sebelum Seohyun berangkat ke Fukuoka semuanya baik-baik saja. Tapi, kenapa namja ini begitu dingin padanya?
“Noona, hari kalian latihan?” tanya Suho.
“Ne, hari ini kita latihan untuk konser di Hiroshima.” jawab Tiffany.
“Aigoo, apa noona tidak capek? Apalagi noona sampai di Seoul baru kemarin. Kenapa tidak besok saja latihannya?” tanya Baekhyun.
“Kalau hari ini sanggup untuk latihan, kenapa tidak latihan saja.” ujar Hyoyeon.
“Ne, benar. Lagipula di dorm tidak tahu harus melakukan apa.” tambah Yoona.
“Seohyun noona, kau benar-benar cantik saat konser kemarin. Aku melihat foto-foto noona yang diambil para fans.” ujar Sehun.
“Ne, noona tidak hanya cantik. Tapi, noona juga eerrr~ sexy.” tambah Kai sambil melirik Luhan.
Luhan yang mendengar perkataan kedua maknae itu langsung memberikan death glare-nya. Sedangkan kedua namja itu tidak begitu peduli dengan tatapan hyung-nya. Dan Seohyun hanya menunduk malu mendengar perkataan keduanya.
“Apa cuma Seohyun yang terlihat cantik dan sexy?” tanya Sunny pura-pura kecewa.
“Aniyo, semuanya cantik dan sexy.” ujar KaiHun.
“Baiklah, kami latihan dulu. Annyeong, saeng.” pamit Taeyeon.
Sepeninggal member SNSD, para member EXO langsung menatap sang duo maknae, KaiHun.
“YA! Kalian berdua benar-benar mesum. Dasar maknae pervert.” omel Chen diikuti anggukan kepala member EXO yang lain.
“Hyung, kalau kalian melihat foto-foto mereka, kalian juga akan berkata seperti itu. Apalagi kalau hyung melihat foto-foto Seohyun noona, dia benar-benar cantik dan… sexy.” ujar Kai dan memelankan suaranya saat mengatakan kata ‘sexy’.
“YA! KALIAN BERDUA MAU MATI, EOH?” teriak Luhan.
“Kalian berdua telah membangunkan singa yang sedang tidur.” bisik Chen pada kedua maknae itu.
“Ehmm, hyung kami duluan, ne.” pamit Sehun sambil menarik Kai dan berjalan cepat.
“YA! KALIAN MAU LARI KEMANA??” teriak Luhan kemudian menyusul keduanya.

-I Don’t Like It!!! (Jealous)-

Seohyun masih saja memikirkan tentang sikap Luhan tadi. Kenapa namja itu begitu dingin padanya? Apa dia melakukan kesalahan sehingga membuat namjachingu-nya seperti itu? Karena terlalu miemikirkan sikap dingin Luhan, dia sedikit tidak konsen saat latihan. Dan itu membuat para eonnie-nya sedikit heran.
“Maknae, kenapa hari ini kau sering melakukan kesalahan? Tidak biasanya kau seperti ini. Apa ada masalah?” tanya Taeyeon sambil duduk dihadapan Seohyun yang saat itu sedang istirahat.
“Mianhae eonnie kalau hari ini aku tidak konsen dan sering melakukan kesalahan.”
Yoona dan Tiffany yang melihat SeoTae di salah satu sudut ruangan pun menghampiri keduanya dan duduk disamping kiri-kanan Seohyun.
“Ada apa?” tanya Tiffany.
“Ah, aku hanya bertanya pada Seohyun kenapa hari ini dia banyak melakukan kesalahn saat latihan. Tidak biasanya maknae seperti ini.”
“Eonnie, benar. Apa kau ada masalah, Hyunnie?” tanya Yonna.
“Aku hanya sedang memikirkan Luhan oppa.”
“Luhan? Memang ada apa?” tanya Tiffany.
“Hari ini dia bersikap dingin padaku.”
“Kenapa bisa begitu?” tanya Taeyeon.
“Molla. Tadi pagi saat aku menyapanya, dia hanya membalasnya dingin dan cuek.”
“Apa kau melakukan kesalahn padanya?” tanya Taeyeon.
“Sepertinya tidak, eonnie. Saat kita berangkat ke Fukuoka, semuanya baik-baik saja. Tapi, hari ini kenapa Luhan oppa bersikap seperti itu?”
Ketiga eonnie-nya itu hanya memandangi sang maknae. Mereka merasa kasihan melihat maknae-nya. Tetapi mereka juga tidak tahu harus berbuat apa. Apalagi, Seohyun tidak tahu apa masalahnya. Jadi, ketiganya tidak bisa menolongnya atau sekedar memberi saran.
“AH! Sepertinya aku tahu kenapa Luhan oppa seperti itu.” ujar Yoona tiba-tiba membuat ketiganya sedikit terkejut.
“Memang apa?” tanya Tiffany.
“Dia pasti cemburu.”
“Cemburu?” tanya TaeTiSeo.
“Ne, dia cemburu. Kalian ingatkan saat Sehun dan Kai mengatakan bahwa Seohyun cantik dan sexy saat keduanya melihat foto Seohyun di konser Fukuoka?” ketiganya menganggukan kepala.
“Nah, itulah penyebabnya. Luhan oppa cemburu saat keduanya mengatakan itu. Eonnie kan tahu bagaimana Luhan oppa kalau terhadap Seohyun. Dia begitu protektif, bahkan lebih protektif daripada kita.”
“Ne, kau benar Yoong. Dia pasti langsung ‘mendidih’ kalau ada namja yang terlalu lama memandangi uri maknae. Termasuk hanya lewat foto.” Ujar Tiffany.
“Tidak hanya memandangnya langsung atau lewat foto, dia juga bisa langsung ‘mendidih’ kalau sampai ada namja yang membicarakan Seohyun.” tambah Taeyeon.
“Dia benar-benar protektif, Seohyun-ah.” ujar TaeTiYoon.
Seohyun hanya menunduk mendengar penuturan eonnie-nya. Sebenarnya dia juga mengetahui hal itu bahwa namjachingu-nya itu benar-benar protektif padanya. Hampir setiap menit namjachingu-nya itu selalu mengirim pesan padanya. Kalau pesannya tidak segera dibalas, namja itu akan mengirim pesan terus-menerus sampai mendapat balasan dari Seohyun. Tidak hanya itu, bahkan saat Luhan meneleponnya tidak segera diangkat, namja itu akan menghubunginya teru-menerus. Bahkan para eonnie-nya sampai hafal kebiasaan Luhan.
“Maknae, sepertinya kau perlu berbicara dengan Luhan. Kalau tidak, dia akan seperti ini terus padamu. Dan bisa jadi, orang lain juga akan kena akibatnya.” saran Taeyeon.
“Ne, dan kau harus membicarakannya sekarang juga.” tambah Tiffany
“Cepat ke ruang latihan EXO. Mereka pasti juga sedang istirahat.” ujar Yoona.
“Baiklah, kalau begitu aku pergi dulu. Gomawo eonnie~ annyeong.”
Seohyun pun berjalan ke luar ruang latihan dan bergegas menuju ruangan EXO. Kelima eonnie-nya yang tidak tahu apa-apa hanya memandang maknae-nya yang melangkah pergi dan menghilang dibalik pintu.
“Seohyun mau kemana?” tanya Sooyoung.
“Ruang latihan EXO.” Jawab Yoona.
“Memang ada apa?” tanya Jessica.
“Biasa, old story.” ujar Tiffany sedangkan kelima yeoja itu hanya menganggukan kepalanya, mengerti apa yang dimaksud Tiffany.

-I Don’t Like It!!! (Jealous)-

TOK… TOK… TOK…
Seseorang mengetuk pintu ruangan EXO dari luar. Suho pun berjalan menghampiri pintu dan membukanya. Dia sedikit terkejut melihat Seohyun berdiri di depannya.
“Eoh, Seohyun-ah. Ayo masuk.”
“Ne, oppa.”
Seohyun pun berjalan mengikuti Suho memasuki ruangan itu. Para member EXO sedikit terkejut melihat kehadiran Seohyun. Hanya Luhan yang tidak menyadari kehadiran Seohyun. Namja itu ada di salah satu sudut ruangan sedang mendengarkan musik melalui MP3 player-nya sambil memejamkan mata.
“Noona, ada apa?” tanya Chanyeol.
“Aku ingin berbicara sebentar dengan Luhan oppa, ada sedikit masalah. Bolehkah aku berbicara dengannya?”
“Ah, boleh. Kalau begitu kami keluar dulu, annyeong.” ujar Kris.
Kesebelas namja itu pun berjalan keluar dan membiarkan Seohyun berada di dalam bersama Luhan. Tetapi, sepertinya namja itu masih belum menyadari kehadiran Seohyun. Begitu mereka menghilang dibalik pintu, Seohyun segera menghampiri Luhan dan mengambil tempat disebelah namja itu.
“Oppa~” panggil Seohyun.
Tidak ada respon dari Luhan. Seohyun menghela nafas.
“Oppa~” panggil Seohyun, kali dengan sedikit mengguncangkan badan Luhan.
Berhasil. Luhan membuka matanya dan melihat siapa orang yang telah mengganggu ketenangannya. ‘Seohyun’ ucap Luhan dalam hati. Luhan pun mematikan MP3 player-nya dan melepaskan earphone yang ada di telinganya.
“Ada apa?” tanya Luhan tanpa memandang Seohyun.
“Oppa marah padaku?”
“Ani.”
“Jeongmal?”
“Ne.”
“Geo-ji-mal. Aku tahu, oppa pasti sedang marah padaku.”
Luhan terdiam.
“Luhan oppa~ jawab aku.” desak Seohyun.
Luhan menghela nafas kasar.
“Ne, aku sedang marah. Aku marah dengan para fanboy-mu, Seohyun-ah. Mereka selalu membicarakanmu. Mereka selalu melihat fotomu seakan berharap mereka menjadi namjaching-mu. Apalagi saat aku melihat foto-fotomu saat kau konser di Fukuoka. Aku tau apa yang akan fanboy-mu katakan jika mereka melihat foto-fotomu.”
“Aku juga marah pada Sehun dan Kai. Kedua setan itu benar-benar menyebalkan. Mereka tidak henti-hentinya melihat fotomu, apalagi 2 foto ini.”
Luhan pun menunjukkan foto-foto yang ada di handphone-nya pada Seohyun. Yeoja itu tersenyum melihat foto yang ditunjukkan Luhan.
“YA! Kenapa kau tersenyum seperti itu? Kau tahu? Saat kedua setan itu melihat foto ini, mereka tidak henti-hentinya mengatakan kau sexy.”
“Aku tidak suka melihatmu berpenampilan seperti itu. Seharusnya, cukup aku saja yang melihatmu berpenampilan seperti itu.”
PLETAK
“Ya! Appo, Seohyun-ah.” protes Luhan sambil mengusap kepalanya.
“Aish, kau sama saja dengan mereka. Dasar pervert. Kau tahu? Aku tidak begitu suka memakai baju itu. Tapi aku tidak bisa menolaknya. Ini demi penampilan SNSD.”
“Tapi tetap saja aku tidak suka. Aku cemburu. Aku tidak suka. Ak-“
CHU~
Luhan langsung terdiam begitu Seohyun mencium bibirnya. Namja itu terkejut dengan tindakan yeojachingu-nya. Selama ini Seohyun tidak pernah mencium bibirnya terlebih dulu, selalu Luhan yang memulainya. Seohyun pun melepaskan ciumannya.
“Oppa, aku tidak perduli dengan perkataan namja lain. Aku tidak perduli dengan pujian namja lain. Dan aku tidak perduli dengan namja-namja yang mencoba mendekatiku. Karna aku sudah memilikimu oppa. Cuma ada kau dihatiku.”
“Jeongmal?”
“Ne. Jangan bertingkah seperti anak kecil lagi. Karena aku milikmu.”
Luhan pun tersenyum dan memeluk yeojachingunya itu. Namja itu melepaskan pelukannya dan beralih menatap Seohyun.
“Saranghae.” bisik Luhan.
“Nado.”
Luhan pun mendekatkan wajahnya pada wajah Seohyun. Yeoja itu menutup matanya mengerti apa yang akan dilakukan namjachingunya itu. Jarak keduanya semakin dekat……..
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
BRUUKKK!!!!
“Auuwww! Sakit tahu. Sudah kubilang jangan dorong-dorong”
“Ya! Siapa yang dorong-dorong, Sehun-ah? Tuh, Sunny noona dan Taeyeon noona yang dari tadi dorong-dorong.” ujar Baekhyun.
“Jangan salahkan kami. Salah kalian sendiri kenapa badan kalian tinggi, jadi kami tidak bisa melihat karena terhalang oleh kalian.” protes Sunny diikuti anggukan kepala Taeyeon.
Luhan dan Seohyun pun menjauhkan wajah mereka yang hanya tinggal beberapa senti saja ketika mendengar keributan itu. Keduanya pun menoleh ke sumber keributan yang telah mengganggu suasana romantis diantara mereka. Terlihat para member EXO dan SNSD yang terjatuh dan saling menindih di depan pintu ruang latihan EXO.
“Eonnie, oppa, saeng? A-Apa yang kalian lakukan?” tanya Seohyun dengan wajah memerah.
Para member EXO dan SNSD pun segera berdiri dan merapikan pakaian mereka. Mereka pun menatap SeoHan.
“Ah, kami hanya ingin melihat keadaan kalian saja.” ujar Xiumin.
“Ingin melihat keadaan kami atau ingin menguping pembicaraan kami?” tanya Luhan curiga.
“Dua-duanya, hehehe” jawab para member ExoShidae minus SeoHan.
“Kalian ini.” ujar SeoHan.
“Jadi, mood Luhan hyung sudah baik.” ujar Lay.
“Seohyun-ah, gomawo.” ujar Suho.
“Hyung, ngomong-ngomong hyung juga sama dengan aku dan Sehun.” ujar Kai diikuti tatapan heran Luhan.
“Ah, kau benar Kai-ya. Luhan hyung sama saja dengan kalian berdua.” ujar Tao.
“Tidak hanya kami. Kalian juga sama saja. Tadi reaksi kalian juga sama dengan kami saat kalian melihatnya.” protes Sehun.
“Maksud kalian apa? Apa yang sama?” tanya Luhan.
“Sama-sama Pervert!” jawab kesebelas member EXO kemudian segera berlari menjauh.
“MWO??? YA!!! AWAS KALIAN!!!” teriak Luhan berlari mengejar mereka.
Para member SNSD hanya tertawa melihat tingkah laku EXO yang seperti anak kecil.
“Dasar, mereka sukanya mengganggu kesenangan orang lain saja.” ujar Yuri.
“Eonnie, kalian juga sama saja dengan mereka.” ujar Seohyun sambil mennatap tajam para eonnie-nya.
“Ooww, sepertinya kita harus…..”
“KABUURR!!!”
“YA! Eonnie!”

-END-

 

Bonus! Foto yang dilihat mereka itu ini, kkekeke~
Sumpah, disini Seohyun eonnie cantik + SEXY BANGET!!!!
Shock waktu liat foto ini ^_^

GambarGambar

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s